
Tidak hanya idealitas yang dibangun, namun suatu dimensi utuh, agar guru tidak hanya menguasai materi, dan cara menyampai materi, namun harus juga mahir komunikasi. Yakni sebuah komunikasi hati, karena siswa itu bukan robot atau botol yang harus diisi. Buku ini memberi iur pikir sejati, bagaimana seorang guru berperilaku. Guru harus berpikir utuh dan berperilauu utuh artinya guru selalu dijadikan contoh, dijadikan master, dijadikan teladan. Suci pikiran dan perbuatan. Ketika profesdionalisme dihayati, profesi disadari sebagai panggilan hati, maka tidak terasa guru akan menjadi bagian hidup siswa, disinilah guru mernjadi "favorit" murid. Guru favorit selalu mengedepankan pembelajaran dengan tetap pada sadaran yang benar, kurikulum yang tegak, dan metode yang sesuai dengan resonansi kemajuan. Oleh karenanya guru harus "On Time" dalam proses pembelajaran. Guru harus "On Spesification" dalam pengajaran. Guru harus "On Delivery" dalam penyampaian.
Selanjutnya buku ini menggagas resep agar guru menjadi favorit, ada sepuluh resep yang harus dilakukan, yakni:
Sabar
Bisa Menjadi Sahabat
Konsisten dan Komitmen dalam Bersikap
Bisa Menjadi Pendengar dan Penengah
Visioner dan Misioner
Rendah Hati
Menyenagi Kegiatan Mengajar
Memaknai Mengajar Sebagai Pelayanan
Bahasa Cinta dan Kasih Sayang
Menghargai Proses
Data buku
JUDUL: Menjadi Guru Favorit
PENULIS: Asep Umar Fakhruddin
CETAKAN: Pertama Agustus 2009
TEBAL: 258
ISBN: 979-963-639-9
Bab yang dibahas buku ini:
Bab 1. Selayang Pandang tentang Posisi, Kompetensi, dan Profesi Guru serta Standar Proses Pendidikan
Bab 2. Siapakah sejatinya Sang Guru itu?
Bab 3. Agar Menjadi Guru Favorit
Bab 4. Sikap Bijak terhadap Anak Didik, Sebuah Sikap Guru favorit
Bab 5. Tambahan Terkait Kompetensi yang eharusnya Dimiliki Guru: agar Menjadi Guru Favorit
Bab 6. Guru Favorit: sebuah Penutup
---Catatan : Buku ini memilki keunggulkan yakni menyitir penghalaman dan pendapat guru-guru mahir kelas dunia--