Google

Wednesday, November 18, 2009

GURUPUN HARUS BERGURU


Seorang-orang yang bergelut di dunia pendidikan itu adalah Prof. Dr. Djohar, MS. Mantan Rektor IKIP Karang Malang Yogyakarta yang kini telah mengubah diri menjadi Universitas Negari Yogyakarta. Titian hidupnya sepantasnya diacu oleh semua orang yang merasa dirinya berkubang di ranah pendidikan. Pengalaman adalah guru terbaik, itu kata bijak yang sering hadir di telinga kita. Kini "kafe guru" akan berguru pada pengalaman itu. Sungguh merupakan percikan pengalaman indah yang juga terkategori mengandung ribuan manfaat, oleh karenanya setelah menjadi buku saku, semakin patut untuk diacu. Sorotan tajam pada pendidikan menjadi keprihatinannya, dari tulisannya, sang profesor terlihat sangat sedih, menyayangkan, dan keci. Berikut salah szatu tuliasnyya, yang menunjukkan kegamangan profesor pada pendidikan yang berlagu di tanah pertiwi ini. BAGAIMANA PENDIDIKAN:Menurut pendapatnya, pendidikan yang benar seharusnya mengabdi kepeda kepentingan anak, kepada kemampuan anak, kepada minat anak. kepada anak berbakat, sehingga meskipun penyelenggara pendidikan itu dalam bentuk klasikal akan tetapi sasaran pendidikan harus tetap kepada individu setiap anak. APA YANG TERJADI PADA KREATIVITAS : Menurut beliau, kreativitas yang sangat bermanfaat untuk menghadapi masa depan tidak disentuh, dan akan-anak kita kini dibekalai dengan cara berpikir linier untuk menghadapi dunia yang perubahannya telah tidak linier lagi. PAPER SYNDROME: Sangat menyayangkan peran lembaga pendidikan saat ini. Pendidikan kita tidak ada gunanya. Lembaga pendidikan kini menjadi legitimasi keterdidikan seseorang, sehingga setiap oreang hanya mengejar legitimasi itu yang diwujudkan dengan secarik kertas ijazah sebagai "paper syndrome". Semua pengalaman dan kegelisahanya pada pendidikan ditulis ke dalam tulisan pendek [essay]. Antara lain:
  1. Guru Memberi Sanksi?
  2. Tantangan Pendidikan
  3. Tantangan Mutu Guru
  4. Peranan Guru Kita
  5. Solusi Memperbaiki Pendidikan
  6. Potret Guru Kita
  7. Pendidikan Yang Benar
  8. Pendidikan Berbudaya
  9. Kearifdan Lokal
  10. In-Efisiensi Pendidikan
  11. Gurupun Harus Profesional
  12. Kompentensi Kualitatif Akademik
  13. Pendidkan Kita Tekstual
  14. Garus Hrus Tetap Belajar
  15. Pendidikan dan Entrepreneurship.
Data buku
JUDUL: Gurupun Harus Berguru
PENULIS: Proof. Dr. Djohar, MS
PENERBIT: Grafika Indah Jl. Tentara Pelajar No. 19/5A Yogyakarta. Telp/Fax [0274] 516024. http://www.grafikaindah.com/. E-mail: layanan@grafikaindah.com
ISBN: 979-8204-24-7
TEBAL: 82 halaman + 18 x 10,5 cm
CETAKAN : Pertama 2004.

Thursday, November 12, 2009

MENJELAJAH PEMBELAJARAN INOVATIF

Buku karya Dr. Suyatno, MPd., ini lahir karena keprihatin penulisnya. Bertahun-tahun melalang buana nusantara untuk melatih guru. Dari hasil dialog banyak ditemui guru-guru yang sangat haus pemahaman teknik, metodik, kiat atau startegi pembelajaran yang "mak Nyus". Yatno berusaha mengurai keinginan itu. Kesadaran yang dimilki penulis pernah mengusik pikirannya, sehingga hingga menerjemahkan taktik pembelajaran yang baik dan mudah rterap dan mudah cerna.
Pernah suatu kali membungkus cita-cita untuk mengkayakan pengetahuan guru, lewat sebuah situs jaringan sosial maya [blog]. Lewat situs itu yatno bertutur tentang cara terbaik membelajarkan siswa. Situs yang dimaksud adalah "gardu guru". [ http://www.garduguru.blogspot.com/]. Setelah menyabet gelar doktor tampaknya lebih produktif menulis. Tidak lebih dari satru tahun sudah menerbitkan lebih dari 10 buku ber ISBN. Kafe guru menyarankan: Wajib hukumnya para guru mengonsumsi buku ini.

Saturday, October 24, 2009

MENJADI GURU YANG DIRINDU

Sensasi religius banyak menghiasi buku ini, nuansa Islamic juga kerap muncul, semuanya diarahkan kepada sebuah pemahaman, bagaimana caranya untuk membangun pribadi guru yang dicintai siswa. Kita jadi sadar bahwa kompetensi personal itu penting, dan harus dipersyaratkan ketika orang memilih profesi guru. Menjadi guru dirindu itu tidak sulit, ketika niat terpatri dalam diri. Hakikatnya Guru itu adalah seoarang-orang yang multi peran untuk menyuburkan siswa menjadi multi talenta.
  • Buku ini akan, memberikan petunjuk kepada para profesiopnalis pendidik tentang:
  • Karakter Guru yang sukses
  • Faktor-faktor kesuksesan seorang Guru
  • Memecahkan problem yang ada dengan menghadirkan solusi terbaik
  • Menumbuhkan ide-ide dan gagasan cemerlang untuk kemajuan dunia pendidikan.
Data buku
JUDUL Menjadi Guru Yang Dirindu
PENULIS: Mahmud Khalifah + Usamah Quthud
PENERBIT: Ziyad Visi Media. Jl. Duku II No. 12 Jajar Laweyan Surakarta. Kodepos 57144 Telp/Faks : 0271-727027
ISBN: 978-602-8512-22-0
CETAKAN: 1439 H/Agustus 2009
TEBAL: 216 halaman
[]

MENJADI GURU FAVORIT


Tidak hanya idealitas yang dibangun, namun suatu dimensi utuh, agar guru tidak hanya menguasai materi, dan cara menyampai materi, namun harus juga mahir komunikasi. Yakni sebuah komunikasi hati, karena siswa itu bukan robot atau botol yang harus diisi. Buku ini memberi iur pikir sejati, bagaimana seorang guru berperilaku. Guru harus berpikir utuh dan berperilauu utuh artinya guru selalu dijadikan contoh, dijadikan master, dijadikan teladan. Suci pikiran dan perbuatan. Ketika profesdionalisme dihayati, profesi disadari sebagai panggilan hati, maka tidak terasa guru akan menjadi bagian hidup siswa, disinilah guru mernjadi "favorit" murid. Guru favorit selalu mengedepankan pembelajaran dengan tetap pada sadaran yang benar, kurikulum yang tegak, dan metode yang sesuai dengan resonansi kemajuan. Oleh karenanya guru harus "On Time" dalam proses pembelajaran. Guru harus "On Spesification" dalam pengajaran. Guru harus "On Delivery" dalam penyampaian.
Selanjutnya buku ini menggagas resep agar guru menjadi favorit, ada sepuluh resep yang harus dilakukan, yakni:
  1. Sabar
  2. Bisa Menjadi Sahabat
  3. Konsisten dan Komitmen dalam Bersikap
  4. Bisa Menjadi Pendengar dan Penengah
  5. Visioner dan Misioner
  6. Rendah Hati
  7. Menyenagi Kegiatan Mengajar
  8. Memaknai Mengajar Sebagai Pelayanan
  9. Bahasa Cinta dan Kasih Sayang
  10. Menghargai Proses
Data buku
JUDUL: Menjadi Guru Favorit
PENULIS: Asep Umar Fakhruddin
PENERBIT: Diva Press. Jl. Sampangan Gg. Perkutut No. 325-B. Jl Wonosari, Baturetno Banguntapan- Yogyakarta. Telp: [0274] 4353776. E-mail: ircisod68@yahoo.com. Website: http://www.divapress-online.com/
CETAKAN: Pertama Agustus 2009
TEBAL: 258
ISBN: 979-963-639-9
Bab yang dibahas buku ini:
Bab 1. Selayang Pandang tentang Posisi, Kompetensi, dan Profesi Guru serta Standar Proses Pendidikan
Bab 2. Siapakah sejatinya Sang Guru itu?
Bab 3. Agar Menjadi Guru Favorit
Bab 4. Sikap Bijak terhadap Anak Didik, Sebuah Sikap Guru favorit
Bab 5. Tambahan Terkait Kompetensi yang eharusnya Dimiliki Guru: agar Menjadi Guru Favorit
Bab 6. Guru Favorit: sebuah Penutup
---Catatan : Buku ini memilki keunggulkan yakni menyitir penghalaman dan pendapat guru-guru mahir kelas dunia--

Monday, October 19, 2009

MAJALAH GURUKU, TERBIT

Sungguh mudah mencari majalah ini, cukup bertandang ke TB Gramedia pasti jumpa. Kafe Guru sangat berharap agar guru Indonesia membacanya. Bukan promosi atau memprovokasi, namun ada harapan hati, agar guru menyatu pandang dan saling sharing pikir diantara teman. Majalah guru nampaknya mewadahi. Kata lain adalah ruang untuk meningkatkan profesi, membangun profesi, studi banding alias "brechmarking". Tuntutan profesionalisme memberi isyarat, agar seorang guru memiliki keahlian, maka majalah ini sering memberi informasi tentang teaching method [metodologi pembelajaran]. Majalah ini terbit setiap bulan, bahkan ada kabar mempunyai adik baru berupa , TABLOIT GURU".

Monday, August 24, 2009

TRAGEDI DAN STRATEGI PENDIDIKAN NASIONAL



KAFE GURU MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN
PROF. H. DR. WINARNO SURAKHMAD, MSc, Ed. 25 AGUSTUS 1930-25 AGUSTUS 2009.

Sungguh luar biasa pengabdian Prof. Win, diusianya yang cukup senior tidak pernah henti berkarya, banyak buku dilahirkan. Semua karyanya selalu ada disetiap perpustakaan, dan rasanya kurang "sreg' jika perpustakaan di dalam katalognya tak ditemukan nama pengarang "Winarno Surakhmad". Terkejut ketika Pak Win di kabarkan sedang dirawat di Rumah Sakit Pertamina, konon kabar beliau mengalami pendarahan di batang otak. Rasa gundah gelisah ketika itu apalagi mengenal dekat beliau, jadi sejawat beliau ketika sama-sama menjadi "gugus pemikir" YPLP-PLPP PGRI PUSAT.
Sebagai senior beliau sangat bersahaja, membimbing, mengiur pikir, bahkan memberikan motivasi kendati tidak langsung.
Pak Win adalah pekerja keras, tulisannya menggambarkan keprihatihan terdalamnya tentang pendidikan di tanah air. Suatu ketika pernah bercerita kepada saya, bahwa pendidikan di Republik ini tidak ada benang merah yang saling sambung. Jati diri pendidikan tidak terpapar Holistik, cenderung atomistik.
Kini keprihantinan itu diungkap luas di buku beliau, "PENDIDIKAN NASIONAL STRATEGI DAN TRAGEDI", dengan cantik dieditori St. Sularto, dan diberi pengantar Prof.H.A.R. Tilaar, M.Ed rasanya semakin sempurna dan mempesona. Buku ini "mak nyus"- pinjam istilah Om Bondan, buku ini "Enak tho, mantep tho, pinjaman ungkapan mbah Surip.
Pokoknya siapa saja yang baca buku ini akan I LOVE YOU FULL!!!!
Data buku
JUDUL: Pendidikan Nasional Strategi dan Tragedi
PENULIS: Prof.Dr.H. Winarno Surakhmad, MSc, Ed
PENERBIT: PT.Kompas Media Nusantara. Jl. Palmerah Selatan 26-28 Jakarta 10270. E-mail: buku@kompas.com
ISBN: 978-979-709-420-1
TEBAL : xxiv + 494 halaman : 14 cm x 21 cm
CETAKAN : Juni 20o9
Dalam buku ini dibentangkan sekitar 16 makalah beliau, yang belum pernah di bukukan
Adapun judul makalah yang dimaksud.
BAGIAN PERTAMA : DARI ORBIT KEGAGALAN KE ORBIT KEBERHASILAN
Memutuskan Lingkaran Keterbelakangan - Makalah untuk seminar Pendidikan di Universitas Manado 17 September 2002
Filosofi Pendidikan: Menemukan Kembali Landasan Yang Hilang - Pengantar Diskusi Pendidikan dan Metodologi Perkuliahan Universitas Negeri Riau, Juli 2004, direvisi editorial Winarno Surakhmad, Filosofi Pendidikan Musyawarah Nasional V ISPI, Balikpapan, 21 Mei 2004
Menghindari Kurikulum yang Menjebak- Orasi Dies Natalis, XIX Wisuda Sarjana XIV Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Banjarmasin, 29 Nopember 2005
Membangun Bangsa Membangun Cita-cita- Orasi Ilmiah yang Disampaikan di depan Rapat Terbuka Senat Universitas Universitas PGRI Yogyakarta dalam r5angka Dies Natalis XVIII Graha Sarini Vidi Yoguakarta 12 Desember 2005
Menghadapi 1000 Tantangan : Perlukah Sebuah Reformasi- Disampaikan Dalam Kongres Dosen Indonesia di Jakarta 15 Mei 2006
Me-Revitaformasi-kan Pendidikan Nasional-Kuliah Umum Pendidikan: Isu-isu Kontemporer di Universitas PGRI Kanjuruan Malang, 27 Juni 2006
Pendidikan Nasional :Panasea atau Plasebo-di sampaikan dalam Seminar Sehari HUT PGRI Kabupaten Belitung Tanjung Pinang dan 18 November 2006
Pendidikan Yang Mengindonesiakan-disampaikan pada Orasi Dies Natalis dan Wisuda Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, di Surabaya 27 Mei 2006
Rekonseptualisasi Ilmu-ilmu Pengetahuan Kemanusiaan-Kuliah Umum Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gotong Royong, Perpustakaan Nasional, Jakarta 10 Nopember 2007
Ketika Busung Ganda Melanda Sebuah bangsa-.
BAGIAN KEDUA
MEMPERJUANGKAN SEBUAH EKSISTENSI
Profesionalisasi dan Sertifikasi Guru-Makalah untuk seminar internasional bertema "Membangun Solidaritas Guru:Upaya Peningkatan Kualitas Profesi dan Kesejahteraan", PGRI Jateng, Semarang, 22-24 Mei 2005, sebuah tinjauan dari segi nonteknis. Makalah ini senada dengan tesis dalam "sertifikasi Guru:? yang lebih dulu dipersiapkan untuk Konpus II PGRI bertema "PGRI dan Sertifikasi Guru", Jakarta 18 Maret 2005, dan kemudian diedit untuk Rakernas Dikti , 19-22 September 2005
Selamat Datang UU Guru dan Dosen! [Pengantar Memahami Implikasinya dari Sudut Nonteknis]-Makalah Seminar Nasional Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia di Jakarta, 23 Maret 2006, diperbaiki untuk pidato di depan Senat Guru Besar Universitas Negeri Padang 1 Mei 2007
Kualitas Pembelajaran dan Profesionalisasi Kompetensi-Implikasinya Bagi LPTK-Disampaikan dalam Pertemuan LPTK Swasta se Indonesia di IKIP PGRI Semarang 12 April 2006.
Dari Serba Bermasalah ke Serba Memberdayakan-Ceramah Umum Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Melalui Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam Raker PPLP-PT PGRI DKI, 20 Februari 2008.
Memperjuangkan Sebuah Eksistensi-Makalah untuk Seminar PGRI Palembang, 2 Juli 2008
Problem Dan Prospek Pendidikan Tinggi 25 Tahun Mendatang-Disampaikan di Universitas PGRI Palembang, 2008
[]
...Yang menarik pada buku ini adalah Litani Buat Guru Indonesia-"
Melahirkan Kembali Indonesia Raya", ketika dibacakan sempat di sempreot Wakil Presiden, Jusuf Kalla
[]
MELAHIRKAN INDONESIA KEMBALI
[sebuah litani*Buat Guru Indonesia]
()
[DIKELAHIRANNYA]
Sampai kemarin,
ketika...semua babi rusa,
komodo dan badak cula
-----hidup terlindung petaka
dalam satu undang-undang;
Guruku malang, sebagai malaikat yang tirakat
hidup penuh hampa;
tanpa perlindungan
sepenggal undang-undang
[]
[DI DUNIANYA]
Tanpa sebuah kepalsuan
semua guru meyakini
guru artinya ibadah
Tanpa sebuah kemunafikan
semua guru berikrar
mengabdi kemanusiaan
Tapi dunianya...ternyata tuli
setuli batu...tak berhati.
Otonominya, kompetensinya, profesinya
hanya sepuhan pembungkus rasa getir.
Tatkala dunianya tidak bersahabat,
tidak mungkin menjadi guru yang Guru,
hingga ketika guru syuhada,
tiada tempat di makam pahlawan!
[]
[DI HATI KECILNYA]
Dengan sikap terbata-bata
Dengan suara tersendat-sendat
Dengan hati tersumbat darah
Guru bertanya dalam gumam:
Mungkinkah berharap yang terbaik
dalam kondisi yang terburuk?
Bolehkah kami bertanya
apa artinya bertugas mulia
Ketika kami hanya terpengiirkan
tanpa ditanya tanpa disapa?
Kapan sekolah kami
lebih baik dari kandang ayam!
Kapan pengetahuan kami
bukan ilmu kadaluarsa!
Mungkinkah berharap yang terbaik
dalam kondisi yang terburuk?
Kernapa...ketika orang, menangis
kami harus tetap tertawa?
Kenapa ...Ketika orang berkenyangan
kami harus tetap kelaparan?!
Bolehkah kami bermimpi,
didengar ketika biara
dihargai layaknya manusia,
tidaklah dihalau ketika bertanya?
Tidak mungkin berharap yang terbaik
dalam kondisi terburuk!
[]
[DI BATU NISANNYA]
Di sejuta batu nisan guru tua
yang terlupakan oleh sejarah
Terbaca torehan darah kering:
"di sini....berbaring seorang guru
Semampu...membaca buku usang
Sambil belajar...menahan lapar
hidup sebulan...dengan gaji sehari"
Itulah nisan sejuta guru tua
yang terlupakan oleh sejarah
Kematiannya
tidak ditangisi,
tiada bunga,
tiada meriam,
tiada doa, tiada...in memoriam!
Tanpa bendera setengah tiang,
Sedetik pun sekolah tidak libur:
Hanya seorang guru berlalu
Seorang guru tua
dari sejuta pelaku sejarah
[]
[DI MATA BANGSANYA]
Bangkitlah, bangkitlah guruku
Kehadiranmu tidak tergantikan
Biarlah dunia ini menjadi saksi;
Kau bukan guru negeri
Kau bukan guru swasta
Kau adalah GURU BANGSA!!!!
Kalau engkau mau,
kalau saja engkau mau
memberikan yang terbaik,...
Kalau saja engkau mau,
memanusiakan manusia
membudayakan bangsa,
mengindonesiakan nusantara
satu generasi di tanganmu
seagung sebuah Maha Karya;
satu besok menunggumu
indah dari seribu kemarin!
Maha Guru bangsa ini:
Sekarang waktumu
MELAHIRKAN KEMBALI
SEBUAH INDONESIA RAYA!
Litani: Senandung kehidupan, harapan,doa dan harapan
Hari Guru ke 60. Stadion Manahan, Surakarta, Minggu 27 November 2005. Ditulis dan dibaca Prof.Dr.H.Winarno Surakhmad MSc,Ed.

Tuesday, August 18, 2009

MINDFUL LEARNING

MEMBONGKAR 7 MITOS PEMBELAJARAN YANG MENYESATKAN!
Ternyata kukuh dalam paradigma tertentu akan sesat jika perubahan menujukkan perilaku berubah, buku ini cermat melihat, bahwa saat ini banyak mitos sesat dalam pembelajaran. Banyak yang ditawarkan oleh buku ini, yakni strategi mereduksi mitos yang ditengarahi salah