Wednesday, June 9, 2010
Thursday, June 3, 2010
GRAPHIC GUIDE : JADI GURU PRO
Yang dimaksud "pro" dalam buku ini adalah 'profesional', merupakan hasil dari pencermatan empiri seorang penulis terkait dengan profesi guru. Potret guru ketika melangsungkan hajat pengajaran ternyata ada yang terkategorikan kurang memadai, dan praktik pengajaran jauh dari harapan. Dari endusan itu melahirkan sebuah solusi, kiat-kiat, siasat-siasat yang tepat dan bermanfaat. Membuat segalanya menyenangkan menurut buku ini harus ditempuh. Dari fisik buku, dapat diberikan acungan nilai setara nilai "A"- luar biasa baik, dan sangat mendukung cantiknya substansi yang disaji. Penulis buku juga jago dalam mendesain buku, enak dibaca dan nikmat di mata. Sajiannya yang santai membuat sebuah kritik seperti jarum suntik yang memasukkan serum pembuat guru menjadi unggul dalam ilmu. SOFT SKILLS UNTUK PENDIDIK
Sungguh kita disadarkan oleh buku ini, karena seorang pendidik kadang lupa jatidirinya,. Buku ini memberikan informasi, bahwa pendidik bukan hanya sekedar penyampai informasi pembelajaran, namun juga ada serpihan niatan. Naitan yang terbukus oleh pola sikap rendah hati, yakni sebuah pola sikap yang tidak hanya dibangun oleh rasionalitas namun pengimbangan emosionalitas. Pendidik itu mendidik, tidak hanya menstranfer ilmu. Kemudian yang didik itu adalah anak manusia yang serba uniq, oleh karenanya pendidik harus memahami secara utuh kepribadian audien, dan dicarikan metodanya yang mengalir dan,mencair. Keadaan ini tercapai ketika seorang pendidik memiliki kecer5dasan hatiSunday, May 30, 2010
GURU-GURU DAHSYAT
Nisrina Lubis ternyata cermat mengkais-kais data, yakni dakta pengabdi dunia 'Umar Bakri'. Dari serpihan kecil yang terpisah, dikumpulkan dan dironce akhirnya lahir sebuah buku berjudul Guru-Guru Dahsyat. Buku ini memang ditujukkan kep[ada para pendidik, sepertinya referensi wajib. Karena dengan membaca buku ini akan membuka cakrawala kita, bahwa seorang pendidik itu untuk masuk pasda domain menjadi [to be], diperlukan panggilan nurani. Buku ini membuka pengalaman seorang-orang guru, dari pengal;aman hingga pengabdian. Dari perjuangan h9ingga pengorbanan. Rupanya buku ini bertugas menginspirasi pendidik, agar cerdik, dan berhati cantik. Kurang lebih sebanyak 34 orang guru yang dijadikan master, agar kita ikut didalam gerak langkahnya. JUDUL: Guru-Guru Dahsyat!
PENULIS: Nisrina Lubis
ISBN: 978-602-955-625-4
PENERBIT:Flash Books. Sampangan Gang Perkutut, Jl. Wonosari Baturetno, Bangun Pertapan Yogyakarta . Telp: 0274: 4353776. E-mail redaksi_divapress@yahoo.com. ircisod68@yahoo.com. Website; http://www.divapress-online.com/
PENULIS: Nisrina Lubis
ISBN: 978-602-955-625-4
PENERBIT:Flash Books. Sampangan Gang Perkutut, Jl. Wonosari Baturetno, Bangun Pertapan Yogyakarta . Telp: 0274: 4353776. E-mail redaksi_divapress@yahoo.com. ircisod68@yahoo.com. Website; http://www.divapress-online.com/
CETAKAN: I-April 2010
TEBAL: 210 halaman
TEBAL: 210 halaman
[]
Monday, May 24, 2010
GURU POSITIF MOTIVATIF
Buku pintar untuk Guru, Ya,..... Buku untuk Guru yang ingin maju. Ya,....Buku untuk seorang-orang yang mengatasnamakan profesionalis pendidik sejati. Ternyata Guru yang hebat tidak hanya menguasai 'subyect matter' apalagi sekedar memahami metode mengajari namun harus memiliki softskill dalam ranah cerdas hati. Menginspirasi siswa dan menyajikan hal-hal yang bermuatan motivasi. Guru tidak boleh kehilangan sedikit pun motivasi, setiap perkataan dan perbuatan harus full motivasi. semuanya harus bermuatan motivasi. Hanya motivasi kuat yang mampu mengantarkan tidakan profesionalisme.Dari motivasui akan muncul secara deras gagasan indah, dan tindakan cerdas. Motivasi akan mengemas guru bertindak arif dalam mengarahkan siswa kesetiap sentrum pembelajaran.
GURU DISEGALA KUALITAS.
Bekali diri menuju citra diri, guru harus berketepan hati membuat simpati, menajamkan ranah ahli, menambah dosis percaya diri.
Buku ini mengatakan sediktnya ada modal yang mendasari terkait kualitas profesi, yakni.
- Kualitas niat
- Kualitas keyakinan diri
- Kualitas emosi
- Kualitas simpati.
Semuanya harus dipompa, jangan sampai kempis ditengah perjuangan, hilang diladang pengabdian. Buku ini juga menengarai sikap kuran terpuji seperti berikut ini:
Jika kualitas niat, berkarat:
- Jarang tersenyum
- Keras dalam berbicara seakan-akan siswa tidak mendengar
- Sering menggunakan kosa kata yang tidak kompleks dan penuh dengan keraguan
- Sering menggunakan bahasa yang mentah dan kurang berbobot
- Jarang memberikan sisipan humor
- Sedikit sekali mengajak siswa mengobrol apalagi dengan nuansa yang lebih intelektual
- Interkasinya hanya bersifat instruksional dan formal
- Cenderung di wilayah sikap yang otioriter
- Jarang memberi informasi di luar mata pelajarannya
- Tidak pernah membuka peluang kepada siswa untuk tanya apalagi mengeksplorasi diri.
Jika kualitas emosi miskin sekali:
- Sering mengambil keputusan salah karena sedang dirundung emosi
- Kurang bisa memahami kesalahan siswa
- Sikap justru cenderung kekanak-kanakan
- Acapkali membanding-bandingkan siswa
- Langganan mempersalahkan dan mempermalukan siswa
- Kurang berperan sebagai orang tua saat proses belajar berlangsung
(Tentunya, tidak akan kami bahas semuanya, karena akan melanggar HAKI penulis buku ini, selamat melanjutnya membaca buku ini, dan terima kasih yang tak pernah habis kepada sang penulis. Semoga buku ini laris manis. Salam dari kafe guru)
Data buku
JUDUL: "Guru Positif Motivatif
PENULIS: Nurlela Isnawati
PENERBIT : Laksana Sampangan Gang Perkutut No. 325-B. Jl. wonosari Baturetno Bangun Tapan Jogjakarta
ISBN: 978-602-955-662-9
CETAKAN: Mei 2010
[]
Thursday, May 20, 2010
MENJADI GURU KREATIF SAMPAI MATI
Guru harus mengekplorasi diri dqan terus meneruerus memperbaiki citra dirinya, kalau tidak maka dapat dipastikan menjadi profesionalis usang. Betapa tidak kini perkembangan teknologi terus menerus menggerus, seakan menghilangkan peran seorang guru yang tidak mau maju. Desain pembelajar dituntut untuk selalu berirama pasa dengan kemajuan/ Di sinilah guru harus menata harmoni untuk berbuat lebih pada siswanya. Buku ini membantu, memberi jalan agar guru dapat berperan optimal, malakukan perbaikan terus menerus agar siswanya menyintai. Secra ekstrem judul buku ini memotivasi agar guru berbuat berlebih-lebihan untuk siswanya. Dan konsekuensi yang akan diperoleh adalah cinta siswa sepanjang hayatnya. Babrara Allman dan Sara Freman penulis buku aslinya, menyarankan bagaimana guru mau mengubah cara mengajar, dan bagaimana guru membangun motivasi siswa, agar dapat dengan mudah menerima pelajaran. Menyelipkan strategi bagaimana membangun diri, harus dilakakukan dan inherent disetiap pembelajaran. Disarankan pula agar guru juga membingkai siswanya untuk memiliki kesadaran akan budaya yang sarwa beda. Guru harus mampu mencipta kesadaran siswa agar tidak sekedar tahu namun paham akan multi budaya. Tip-tip kecil seperti ketrampilan belajar harus dipompakan kepada siswa.
Guru harus mampu mengurai konflik siswa, demikian sara buku ini. Karena konflik adalah sumber pencegah paling dahsyat masukkan pembelajaran. Konflik yang dapat diurai akan menyuburkan semngat belajar siswa.
Pada bab lain juga diketegahkan sebuah anjuran agar guru secara intensif mengerahkan potensinya untuk mengondisi siswa agar betah di kelas sekaligus di sekolahan. Tentunya kata akhirnya adalah bagaimana siswa betah belajar dan rindu belajar.
Data buku
JUDUL: Menjadi Guru Kreatif Agra Dicintai Murid Sampai Mati
PENULIS: Barbara Allman, Sara Freeman
PENERJEMAH : Sutrisno, SPd
ISBN: 979-1709-40-8
PENERBIT:Golden Books. Jl. Sidikan Gg. Perdana UH VI/114 B Tegalsari Sorosutan, Yogyakarta. Tekp:/Faks. 0274-3888326. E-mail; diglossiamedia@yahoo.com
CETAKAN: I- 2010
TEBAL: 240 halaman
[]
Thursday, May 13, 2010
INTERNET FOR TEACHER
Melek internet adalah target yang harus dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, semua siswa Indonesia setidaknya kenal istilah dan gurunya mengenal substansinya. Lebih jauh harus disadari, bahwa internet kendati bukan segala-galanya, namun paham jika internet memberi keberuntungan yang berlipat ganda pada peningkatan profesionalisme guru. Guru terbangun 'expertise'nya alias keahliannya. Baik ahli dalam pembelajaran sekaligus pemanfaat moda pengajaran, juga juga dikayakan karena internet adalah pustaka terbesar pengetahuan.
Subscribe to:
Posts (Atom)