Google

Wednesday, May 12, 2010

ORANG MISKIN HARUS SEKOLAH

Kata berbagi muncul disela-sela bahasan buku ini, artinya orang ,miskin itu juga berhak mengenyam pendidikan alias nir diskriminasi. Pembukaan UUD 1945 telah menyiratkan suatu bentuk komitmen negara kepada bangsanya, maka negara harus bertindak arif atas janjinya.

TANTANG PENDIDIKAN MEMECAHKAN PROBLEM BANGSA

Buku ini seperti wahana renungan yang mendalam terkait dengan dunia pendidikan, berisikan harapan sekaligus beberapa kritik atas pelaksanaan pendidikan di Tanah Air. Ada hal yang hangat dibicarakan yakni matinya UU Badan Penyelenggara Pendidikan, sebuah UU yang dituduh dapat mendatangkan celaka. Banyak yang memberikan kritik, karena hadirnya BHP dianggap ahistoris yang serta merta meninggalkan alias melupakan jasa seorang-orang yang sukarela mendirikan lembaga pendidikan. Buku ini menegarahi bahwa BHP diboncengi Neolib.Kini dengan dibatalkannya UU No.9 Tahun 2009 tentang BHP, maka penyelenggara pendidikan merasa mendapatkan haknya kembli, yakni yak historis dan konstitusi.

Monday, May 10, 2010

MANAJEMEN BELAJAR BERBASIS KEPUASAN SISWA

Kakeknya 'kualitas' Edward Deming pernah mengatakan bahwa saat ini yang mengaku sebagai penghuni dunia yang tiada batas, harus paham kualitas. Mau tidak mau, suka atau tidak paradigma lama harus dijungkirkan, dan segera masuk paradigma baru. Dulu pencitraan selalu terkait dengan apa mauku, orang menyebut 'drive company'-segala-galanya ditentukan perusahaan/pabrik/produsen. Hal ini rupanya juga menjangkiti sekolah atau universitas-'driver school, atau driver university'. Ternyata ketika di implementasikan banyak yang mengeluh. Keluhan terutama pada tingkat kepuasan yang diperoleh. Sekarang harus segera mengejawantah pikiran cerdas, bahwa paradigma baru harus digugu, segera berubah mendepankan kepuasan pelanggan alias kepuasan siswa ( driver costumer). Kini ternyata telah berbuah perilaku baru di kalangan pendidikan, yakni bagaimana terciptanya pembelajaran yang mengedepankan kepuasan siswa. Karena kepuasan siswa akan menjadi pemicu lahirnya kualitas secara dahsyat dan tergandakan. Pada gilirannya dunia pendidikan akan menjamin terjadinya perbaikan secara terus menerus [continous improvement], dan pada sekala jauh akan membawa dunia pendidikan ke ranah TQM [Total Quality Management].
Pada bab I buku ini dibentangkan tentang Konsep Sekolah Bermutu, mulai dari latar belakang mengapa muncul gerakan mutu, selanjutnya diurai mengenai terminologi mutu hingga pemahaman konsep mutu dalam dunia pendidikan. Dari berbagai pemahaman ini, difungsikan sebagai langkah awal menuju Total Quality Management dalam pendidikan. Selanjutnya bahasan akhir bab I ditutup dengan Model Sekolah bermutu.
Pada Bab II diurai secara detil mengenai Manajemen Belajar, Teori, Prinsip dan Strategi Belajar.
Terkait dengan kepuasan siswa dan beberapa indikator kepuasaan siswa dibahas pada bab III.
Data buku
JUDUL: Manajemen Belajar Berbasis Kepuasan Siswa.
PENULIS:Dr. Popi Sopiatin, MPd.
PENERBIT: Ghalia Indonesia Jl. Rancamaya KM 1 Warung Nangka N0.47 Ciawi-Bogor 16720. Telp: [0251] 8240628. E-mail: umk@yudhistira-gi.co.id. www.yudhistira-gi.co.id
ISBN: 978-979-450-546-5
CETAKAN: Maret 2010
TEBAL: 126 halaman.
[]

Monday, March 1, 2010

MENJADI GURU PROFESIONAL BERSTANDAR NASIONAL

Membangun profesionalisme guru bukan hal yang mudah dan instan, namun diperlukan waktu proses serta, serta dipersiapkan pranata yang matang serta kesungguhan yang tinggi.
Menurut buku ini pranata utama yang harus disiapkan adalah payung hukum, yakni berbagai aturan perundangan yang berdampak pelaksanaan. Hal ini terkait dengan kelazimnya yang yang dianut negeri ini yang cenderung serba menegara, semuanya harus berangkat dari perundang-undangan. Eksekusi kebijakan tidak mungkin dilakukan manakala tanpa back-up, perundangan.
Hal ini juga terjadi ketika ada kehendak melahirkan sosok guru yang memiliki profesional.
Buku ini berupaya untuk memaparkan segenap perundangan yang terkait dengan pembentukan Guru yang profesional. Disamping hal tersebut juga diuraikan kode etik guru, serta pengenalan singkap organisasi keguruaan. Seperti organisasi guru internasional (Education Internasional).
Adapun perundangan yang dibentangkan buku ini antara lain:
  1. UU N0.20/2003 [Sisdiknas]
  2. UU No. 14/2005 [Guru dan Dosen]
  3. PP No.19/2005 [Standar Nasional Pendidikan]
  4. PP No.74/20078 [Guru]
  5. Permediknas [Standar Nasional Pendidikan]
  6. Permendiknas No. 10/2009 [Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan]
  7. Permendiknas No.36/2007 [Penyaluran Tunjangan Profesi Bagi Guru]
  8. Permendiknas No.39/2008 [Pembinaan Kesiswaan]
Data buku
JUDUL:
PENULIS: Zainal Aqib
PENERBIT: Yrama Widya. Jl. Permai 28 No. 97-100. Telp: (022) 5403518-5403533. E-mail: yramawidya@indonet.id. yrama.redaksi@gmail.com. http://www.yrama-widya.co.id/
ISBN: 978-979-543-999-8
TEBAL: 186 + vi halaman; 14,5 x 20 cm
CETAKAN: I- Desember 2009
[][]

GURU LUAR BIASA

Buku ini menggmbarkan sebuah kisah nyata perjuangan seorang guru. Sebuah kisah yang patut diteladani. Ciptono sebuah nama cantik yang mengubah makna pendidikan, merintis merantas sebuah niat direlung dunia didik mendidik, bertmula dari yang sederhana, akhinya berbuah mendunia. Awal gagasannya diaplikasi di garasi rumah, kemudian "bim salabim" dibuat ruang kelas. Kegiatannya terfokus pada niatan bagus, bagaimana mengisi kehidupan dengan membelajarkan orang, apalagi jika yang disentuh adalah insan yang memiliki kekurangan. Tak hanya kurang harta, namun kurang fisik menjadi sentuhan niatnya. Pernah suatu kali Musium Rekor Indonesia (MURI), mengapresiasi.
Buku ini mengajak sekaligus membakar semangat semua orang yang benar punya perhatian terhadap kemajuan melalui citarasa pendidikan. Kisahnya meneladani juga menantang. Ya,... menantang siapa saja, agar berbuat dan tidak hanya berhenti di benak bersarang otak, apalagi hanya NATO - Not Action Talk Only. Menggelitik para cerdik pandai, mungkin juga para manusia terhormat yang duduk di Sianggasana legislatif, atau orang yang mendapat murah hati yang duduk di birokrasi. Persoalan pendidikan harus dijadikan acuan untuk melihat dunia ke depan. Kisah ini secra utuh membahas bab-bab sebagai berikut:

Saturday, February 27, 2010

RAHASIA MENJADI GURU TELADAN PENUH EMPATI

Buku ini menasehati, memotivasi dan setengah memprovokasi, agar profesi guru tidak boleh dianggap sebagai profesi sambilan, atau profesi yang tidak memerlukan keseriusan. Dalam buku ini diuraikan kisah-kisah yang menginformasikan keteladanan. Melalaui kisah-kisah teladan yang bernafaskan situasi dialog.
Adapun kisah-kisah teladan yang diangkat antara lain:
  1. Manusia di Titik Nol
  2. "Aku Sudah Lulus SD"
  3. Ringan Sama Dijinjing, Brta Sama Dipikul
  4. "Tuh, Dia Nggak Sekolah, Tapi Kaya"
  5. Belajar Otodidak
  6. Moralitas Yang subtil
  7. "Sekolah Elite, Ya..."
  8. Di mana Anak Desa Bersekolah?
  9. Tak Bertani
  10. "Tak Takut Miskin"
  11. Guru Berkualitas
  12. Tas Baru Dan Identitas Belajar
  13. Bukan di Mana kau NBelajar, Tapi Bagaimana Kau Belajar?
  14. Memang Mahal
  15. Anak-anak dan Batu di Pundaknya
  16. Pintar Itu Indah?
  17. Pak Ngakil Bertanya Sinis, "Apakah Guru Harus Seperti Mahatma Gandhi?
....Dari artikel - artikel lepas yang didesain seperi suasana dialog itu, difungsikan sebagai pemicu kesadar guru, dan guru diharapkan mampu mengampil peran dalam bentuk perilaku layaknya seorang profesionalis pendidik. Artikel juga dimaksudkan memberikan wacana guru dalam bertindak, sekaligus membaca lebih dini akaibat-akibat yang akan muncul kemudian.
Data buku
JUDUL: Rahasia Menjadi Guru Teladan Penuh empati
PENULIS: Wajihudin Alantaqi
PENERBIT: Ringroad Timur, Tegalsari, Banguntapan, Jogjakarta
ISBN: 978-602-955-433-5
CETAKAN: Pertama Januari 2010
TEBAL: 295 halaman
[]

Thursday, February 11, 2010

LEKUK-LIKU BISNIS PENDIDIKAN

Kisah Sukses Tunas Jakasampurna
Buku ini di hadirkan di Kafe, bukan maksud untuk mengajak guru pindah haluan, dari pembelajar menjadi pembisnis. Namun lebih dari sebuah ajakan yang mengenalkan betapa dahsyatnya jika pendidikan sudah menjadi sebuah komoditas yuang laik diperdagangkan. Sejatinya buku ini membentangkan sebuah pengalaman penulis [Evie Ngangi] dalam menangani sekolah menuju keberhasilan. Tangan dingin si penulis, ternyata layak diteladani, dan dari kepiawaiannya mengelola pendidikan akhirnya menuai sebuah hasil yang gemilang. Dari berbagai keberhasilannya itu, ternyata kontribusi yang diberikan oleh guru sangat dominan. Buku ini mengadop sebuah stretegi pemasaran, yang mengatakan dalam memasarkan pendidikan setidaknya ada 4P (Product, Price, Place dan Promotion). Selanjutnya dalam pembentangan buku ini membagai bahasan kedalam empat bahasan, antara lain:
Bagian 1 : Membahas bagaimana menciptakan moralitas wirausaha,
Bagian 2 : Menyiapkan Usaha
Bagian 3 : Menjalankan Usaha
Bagian 4 : Rahasia Sukses Tunas Jakasempurna
Data Buku
JUDUL : Lekuk :Liku Bisnis Pendidikan A True Succecc Story of Tunas jakasampurna Bekasi
PENULIS: Evie Ngangi dan Dodi Mawardi
PENERBIT: PT Elex Media Komputindo - Kompas Jakarta. Kopas Gramedia Buiding . Kl. Palmerah Barat 29-37, Jakarta 10270. Telp: (021) 5650110 - 53650111 ext. 3201-3202. Web Page: http://www.elexmedia.co.id/
ISBN: 978-979-27-6658-5
TEBAL: xix + 116 halaman
CETAKAN: Januari 2010
[]
Cacatan: (Rahasia yang disarankan pada pembaca)
Rahasia 1: Memonetum-Waktu Yang Tepat
Rahasia 2: Ikhlas
Rahasia 3: Mau Usaha? Mulai Saja!
Rahasia 4 :Tidak Takut gagal
Rahasia 5 : Berfokus
Rahasia 6 : Melayani Semua Orang
Rahasia 7 :Percaya Kepada karyawan
Rahasia 8 : harus Terus Belajar