Google

Thursday, July 26, 2012

GURU LAYAKNYA KULKAS


 
Nama saya Deffi Ratnasari. Saya lahir di Gresik, dua puluh tahun yang lalu tepatnya pada hari Jumat tanggal 11 Desember 1992. Saya lahir dari keluarga sederhana yang penuh cinta, harapan, serta kebahagiaan. Sewaktu TK saya bercita-cita ingin menjadi seorang guru. Dan kini cita-cita itu saya wujudkan dengan menempuh Strata 1 (S1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Guru merupakan sebuah profesi yang tidak hanya sekedar sebagai sebuah profesi belaka. Guru merupakan “pelayan” dalam dunia pendidikan yang harus mengantarkan dan mendampingi  generasi penerus bangsa terbang menggapai sebuah impian. Impian yang kelak dapat menjadikan dirinya sebagai penerus bangsa yang berakhlak mulia untuk memimpin dunia.      
Menurut saya, seorang guru itu ibarat sebuah kulkas. Mengapa demikian? Karena seorang guru harus mampu memberikan pengetahuan-pengetahuan yang masih fresh dan up to date layaknya kulkas yang memberikan kesegaran bagi benda-benda yang ada di dalamnya secara terus menerus sepanjang hari.
Selain itu, seorang guru harus bisa membuat kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan agar peserta didik tidak merasa bosan, jenuh, apalagi merasa “panas” dengan suatu informasi ilmu pengetahuan. Peran guru disini harus menciptakan kondisi pembelajaran yang berirama. Kadang kala serius dan kadang kala santai. Pemilihan metode-metode pembelajaran yang menyenangkan dapat mempercepat proses penerimaan informasi secara utuh dan juga mampu mendinginkan pikiran yang jenuh saat proses penerimaan informasi tersebut.
Guru ibarat kulkas yang dapat menyimpan aspirasi, pendapat, ataupun kritik dan pertanyaan dari peserta didiknya. Ketika seorang anak bertanya pada gurunya itu karena dia merasa belum paham dengan penjelasan dari gurunya. Yang harus dilakukan oleh guru adalah menjelaskan kembali atau menanyakan bagian mana yang belum dipahami oleh anak tersebut. Dengan seringnya anak bertanya pada guru, guru tidak boleh memarahi anak tersebut. Karena dapat menghilangkan rasa percaya diri anak. 
Seorang guru harus mempunyai sikap penyayang pada peserta didiknya. Guru tidak hanya mendidik peserta didiknya saja tetapi guru harus dan wajib mencari siswa yang tidak bisa kemudian mengajari dan mendidiknya sampai menjadi pandai. Karena peserta didik merupakan bagian dari diri seorang guru.
Kegagalan seorang guru dalam mengajar adalah ketika peserta didiknya tidak dapat mengimplementasikan antara konsep dan teori dalam kehidupan sehari-hari. Dan keberhasilan seorang guru adalah ketika peserta didiknya mampu dan dapat mengaplikasikan konsep dan teori kedalam kehidupan nyata pribadinya. Apa yang telah guru tulis di atas papan kehidupan siswanya tidak dapat dihapus untuk selamanya“Akan Aku Dekati Anak-Anak Bangsa Dan Akan Aku Dasari Dengan Iman & Akhlak Mulia Agar Tidak Menjadi Anak Bangsa Yang Menghancurkan Negaranya Sendiri”

Wednesday, July 25, 2012

GURU KAYAK TV MENURUT DAMAYANTI


GURU SEBAGAI TELEVISIKU

Hai,,,, namaku Damayanti Cambodia dan aku berbintang Taurus yang tepatnya pada tanggal 29 april 1992. Aku biasa di panggil yanti J…
Aku hobi sekali dengan olahraga basket tidak hanya itu, aku juga hobi sekali menonton televisi. Bagiku televise adalah seperangkat elektronik yang memberikan segala hiburan dan informasi di dalam hidupku. Tanpa televisi mungkin hari-hari ku akan hampa… hahahaha so sweet banget J
Televisi sebagai sumber segala pengetahuan, dengan televisi saya bisa mengetahui segala hal yang terjadi di dunia, mendapatkan ide-ide baru . Bagiku guru pun seperti televisi. Segala ilmu pengetahuan ku dapat dari beliau, beliau mengajarkan semua bekal ilmu yang harus saya dapatkan untuk menjadi manusia yang berilmu, beriman dan bertakwa. Guru memberi saya inspirasi dalam mendapatkan ide-ide baru. Beliau membimbing dan meningkatkan pola pikir saya terhadap semua perkembangan dunia yang terjadi pada masa lampau maupun saat ini, berkat beliau wawasan saya semakin luas.
Namun terkadang televisi juga memberikan dampak negative bagi penontonnya, misalnya seperti acara televisi yang tidak mendidik dan tidak layak untuk ditonton oleh masyarakat luas khususnya anak-anak. Untuk dampak negative ini saya tidak ingin mengibaratkannya seperti guru namun saya berharap bahwa guru yang baik adalah guru yang mampu memberikan contoh yang baik dalam semua hal kepada semua anak didiknya agar menjadi manusia yang cerdas dan berkepribadian baik dengan wawasan yang dimilikinya. Itulah gambaran guru menurut saya.

GURU IBARAT REMOTE TV


Nama saya Ayu Rizqi Yusro lahir di kota Udang 02 Januari 1994 dari program studi PGSD Universitas Adibuana Surabaya. Sebagai calon guru SD semoga nantinya saya mendapat rizqi menjadi guru yang ayu, yang tidak hanya dalam segi fisik tapi juga dalam segi pengetahuan dan prilakunya.        
Kenapa saya memilih jurusan pendidikan guru sekolah dasar, karena menurut saya kita semua hidup dibumi ini adalah berkat seorang guru. Bisa dibilang terlahir dari seorang guru dan hidup karena guru. Oleh sebab itu saya ingin menghidupkan calon-calon guru sehingga terlahir guru-guru dimasa mendatang.
Sosok guru bukan hanya sosok yang ada didalam kelas dengan pakaiannya yang  rapi nan khas, namun sosok guru bisa menjelma oleh siapa saja dan dimana saja. dalam keluarga sosok guru bisa dilihat dari kedua orang tua, orang yang mendidik kita, orang yang membimbing kita, dan orang yang membelajarkan  kita. Seperti ibu dengan kelembutannya, dan seperti ayah dengan ketegasannya.
Imajinasi saya pun mengimajinasikan sosok remote TV dengan sosok guru. Sebuah sistem pasti memerlukan pengontrol untuk mengontrol sistem tersebut. Contohnya remote TV yang mengontrol sistem televisi dan mouse yang mengontrol sistem komputer, hal tersebut juga berlaku bagi seorang guru yakni sebagai pengontrol sistem pendidikan. Dan diharapkan juga mampu mengontrol prilaku dari obyek pendidikan dalam hal ini peserta didik.
Dalam mengontrol sistem televisi remote TV mengarahkannya dengan tombol-tombol yang ada dalam remote tersebut sesuai dengan keinginan kita. Peran seorang guru pun demikian, mengarahkan para peserta didik dengan tombol-tombol  nilai kebaikan agar prilaku peserta didik sesuai dengan norma-norma yang ada dalam masyarakat.
Dalam mengontrol televisi, remote TV ternyata menggunakan suatu penghantar yang disebut sinar inframerah. Dan dalam mengontrol peserta didik pula ternyata seorang guru juga harus menggunakan suatu penghantar melalui pendekatan. Semua itu dilakukan untuk mempermudah proses belajar.
Tujuan dari remote TV sebagai pengontrol televisi adalah sebagai alat pembantu untuk mempermudah pengguna televisi. begitupun dengan seorang guru yang berfungsi membantu  mewujudkan cita-cita bangsa indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa lewat pengajaran dan pendidikan yang dilakukan oleh guru.
Dalam menjalankan tugasnya remote TV memerlukan suatu kekuatan dari sebuah baterai. Semakin banyak isi baterai semakin berfungsi remote tv tersebut. Itu juga berlaku bagi seorang guru, guru memerlukan suatu kekuatan yang berupa wawasan dan pengetahuan. Semakin banyak wawasan dan pengetahuan seorang guru semakin berwibawa pula guru tersebut dimata peserta didik.
Pesan dari saya sebut saja Ayu jadilah seorang guru yang mampu mengontrol peserta didik bagaikan remote TV janganlah jadi guru yang tak dapat mengontrol mereka bak  Televisi tanpa tombol pengontrol.
Jadilah! GURU yang BIJAK berani berbicara, berani memutuskan sesuatu, dan berani bertanggung jawab.
Salam manis by Ayu Rizqi J / 118000092

Tuesday, July 24, 2012

GURU MASA DEPAN SEPERTI KOMPUTER


Guru Sekolah Dasar Masa Depan Harus Seperti “ Komputer”
KONTRIBUTOR:

Nama : Arista Syahril Abdillah
Kelas  : 2011 B
NIM    : 11 800 0102
Obsesi            : Menjadi guru professional, orang yang sukses, dan disenangi semua orang
               Komputer adalah seperangkat alat yang membantu meringankan pekerjaan manusia dan juga dapat sebagai hiburan, fungsi computer diantaranya untuk mengetik, mendengarkan lagu dan video, bermain game, chating, browsing dan download, serta banyak lagi yang lainnya. Begitu juga guru harus dapat membantu meringankan beban anak didiknya seperti “ yang tidak bisa membaca jadi bisa membaca, yang tidak bisa berhitung jadi bisa berhitung” dan guru juga harus dapat dapat membantu menyegarkan pikiran anak ketika sedang bosan, atau mengantuk serta dapat berbagi keterampilan yang bisa diajarkan untuk muridnya.
Komponen komponen yang ada didalam computer juga harus bisa di update begitu juga guru ilmunya harus ter update jangan sampai kalah dengan muridnya. Bahasa yang digunakan computer sebagian besar adalah bahasa inggris maka guru juga harus mampu berbahasa inggris.
Semua computer harus mempunyai monitor yang fungsinya menampilkan dan memantau aktivitas didalam computer agar dapat berjalan dengan baik, begitu juga guru harus memonitor semua kegiatan di dalam kelas agar dapat berjalan dengan baik.
Speaker di computer fungsinya memperjelas suara dari dalam computer, guru yang baik juga harus mempunyai suara yang keras sehingga semua murid yang ada didalam kelas dapat mendengar suaranya.
 Modem adalah perangkat external yang dapat menghubungkan computer dengan Internet agar kita dapat mengetahui berbagai macam luasnya ilmu di dunia, guru juga harus seperti modem yang dapat menjadi penghubung penyalur ilmu pengetahuan yang luas kepada muridnya agar muridnya lebih cerdas dan tidak GAPTEK.
 Setiap computer mempunyai mouse yang fungsinya mengerakkan kursor di monitor untuk melakukan suatu kegiatan, begitu juga guru guru harus dapat mengerakkan minat siswanya agar mau belajar menjadi cerdas.
 Keyboard di dalam computer berfungsi untuk mengetik atau menulis di dalam komputer, guru juga harus seperti keyboard yang dapat mengajari siswa menulis dengan baik.
Satavolt adalah alat untuk menaik turunkan tegangan atau menstabilkan aliran listrik yang masuk kedalam computer, guru juga harus bisa menjadi stavolt ketika ada murid yang bertengkar guru harus mendamaikan, guru tidak boleh dendam ketika siswa ada yang jahil.
 Hardisk dalam computer berfungsi sebagai alat untuk menyimpan data,begitu juga guru harus bisa menyimpan ilmunya untuk dibagikan kepada muridnya.
Ram adalah memori yang mengatur kecepatan computer semakin besa ram semakin cepat sebuah computer menjalankan suatu program, begitu juga guru harus cepat dan efisien waktu dalam menyelesaikan tugasnya.
Motherboard atau mainboard adalah suatu komponen utama dari computer untuk melekatnya komponen komponen lainnya agar dapat berjalan menjadi satu, begitu juga guru harus dapat menjadi tempat melekatnya siswa untuk sharing agar terjadi suatu hubungan yang baik.
Casing pada computer bertujuan untuk melindungi komponen yang ada didalam cpu agar tidak cepat kotor, guru juga harus melindungi fisik dan moral siswanya agar tidak terjerumus hal hal yang melanggar agama dan budaya bangsa Indonesia.
Bagian yang penting pada computer adalah Processor yang berfungsi sebagai pusat pimpinan kerja di dalam computer, guru juga harus seperti prosessor yang fungsinya memimpin kelas agar terkendali.
VGA tugasnya sebagai pengirim data dan semua proses yang ada di dalam cpu, sebagai guru yang baik juga harus dapat menyampaikan semua ilmu yang dipunyainya dengan tepat.
power supply adalah alat yang mengatur kelistrikan computer, jadi jika kebutuhan listrik di computer terpenuhi maka semua akan berjalan lancar. Begitu juga guru jika gajinya besar dan kehidupannya terjamin maka semua proses mencerdaskan anak bangsa adalah kenyataan. Negara Negara maju seperti Amerika, guru mendapatkan gaji terbesar ke tiga mengalahkan gaji seorang dokter ahli.

GURU SEPERTI DISPENSER


Nama saya Aris Dwi Winanda. Saya lahir di Sidoarjo pada tanggal 2 Juli 1993. Bagi saya guru adalah pahlawan yang tak pernah menyerah. Guru adalah pembentuk karakter setiap generasi penerus bangsa. Beliau sangat sabar dalam memberikan ilmunya kepada murid-muridnya, tak pernah mengeluh, dan tak ingin mengharapkan imbalan lebih. Bagi seorang guru hanya ingin murid-muridnya berhasil dalam meraih cita-cita. Beliu selalu berusaha yang terbaik demi anak didiknya, beliau selalu rela akan perbuatan setiap muridnya meskipun apa yang dilakukan muridnya terhadapnya. Kadang dalam menyampaikan pembelajaran, guru sering tidak dihiraukan atau tidak diperhatikan tapi dengan kesabarannya yang sangat tinggi seorang murid akan tersentuh dan sadar akan pentingnya ilmu.
Sejak kecil saya memiliki keinginan untuk menjadi seorang pendidik atau guru, karena menurut saya, pekerjaan menjadi guru adalah pekerjaan yang mulia, karena kita bisa bekerja sekaligus beribadah dengan mengamalkan ilmu kita kepada orang lain. Saya bisa menularkan ilmu saya pada orang lain, sehingga orang lain yang tadinya belum mengerti akan sesuatu hal menjadi lebih mengerti.
            Bagi saya seorang guru bagaikan sebuah alat dispenser, dimana  berbagai macam ilmu pengetahuan yang setiap saat selalu siap dituangkan pada anak didiknya, kapan pun dan dimana pun seorang guru akan selalu siap untuk memberikan ilmu pengetahuan yang beliau  miliki untuk diberikan pada anak didiknya, dalam hal ini guru ibarat seperti air dingin yang keluar  dari dispenser,seorang guru akan memberikan sikap yang dingin dalam penyapaian pembelajaran dan kadang seorang guru bersikap panas atau marah kepada siswanya, tapi setiap kemarahan seorang guru merupakan rasa kasih sayangnya yang lebih dalam terhadap anak didiknya supaya menjadi penerus bangsa yang terbaik. disisi lain seorang guru juga  mempunyai suatu sikap kedisiplinan dalam mendidik semua anak didiknya, karena bahwa kedisiplinan adalah kunci dari sebuah keberhasilan, dasar-dasar kedisiplinan harus selalu ditanamkan pada anak didik.
Karena menurut saya sebenarnya tujuan utama dari seorang guru atau pendidik adalah mengajarkan nilai-nilai positif bagi semua anak-anak didiknya, mungkin hanya anggapan anak didiknya saja yang perlu diluruskan, padahal dalam jiwa seorang pendidik penuh dengan kasih sayang. Kedisiplinan dan ketegasan dalam medidik anak didik dapat diibaratkan seperti air panas yang keluar dari dispenser.
            Kedisiplinan dan ketegasan tersebut merupakan bentuk dari suatu tanggung jawab moral seorang pendidik bagi murid-murudnya. Memang seharusnya seorang guru atau pendidik memiliki 2 karakter yang berbeda dengan 1 tujuan yang sama, disisi lain menjadi air dingin yang menyejukkan seperti air yang keluar dari dispenser, dengan penuh kasih sayang dan perhatian dalam mengajarkan ilmu pengetahuan dan mendidik  anak didik, namun disisi lain menjadi air panas seperti air yang keluar dari dispenser, yang penuh kedisiplinan dan ketegasan dalam membina anak-anak didik, agar keberhasilan dan kesuksesan bisa diraih anak didik kita kelak dikemudian hari.
            Lebih dari sejuta kata terima kasih akan ku haturkan untukmu wahai ibu dan bapak guru, ilmu engkau tak akan ku sia-siakan selama hidupku. Akan aku teruskan perjuanganmu demi bangsa ini.melaju ke depan untuk perubahan yang yang lebih cemerlang.
            “BUKAN AKU YANG MENCARI ENGKAU DAN BUKAN ENGKAU YANG MENCARI AKU. ILMULAH YANG MEMPERTEMUKAN KITA”

GURU PERSIS SEPERTI TELEVISI


 KONTRIBUTOR:
Nama             : Aprilia Intan Retno Wulan
Angkatan       : 2011
Kelas               : 2011B
Prodi               : PGSD
Email               : ichanifhan@ymail.com
Ttl                     : Gresik, 20 April 1993
Menurut saya, guru itu seperti televisi karena guru selalu menghadirkan suatu hiburan dan informasi yang berisi pengetahuan. Elektronik adalah suatu barang yang dimana saat ini sangat digemari oleh berbagai kalangan baik tua, muda, atau pun anak-anak. Misalnya saja televisi (TV). Televisi-televisi mereka baik permasalahan-permasalahan yang ada sangkut pautnya dengan kesulitan belajar atau tentang masalah pribadi. Karena saat ini banyak sekolah-sekolah yang menyediakan pelayanan guru BK. Guru BK bisa menjadi jalan keluar bagi anak-anak yang mengalami kesulitan belajar atau kesulitan yang ada dalam kehidupannya. Banyak informasi-informasi yang di tayangkan dalam layar TV. Baik itu informasi yang baik atau buruk. Bagi orang tau, harus pandai dalam membatasi anak-anaknya saat melihat tayangan-tayangan tersebut. Karena mudah sekali bagi anak-anak untuk mencontoh tayangan yang ada di layar TV. Begitu juga pun seorang guru.
Hal tersebut dapat di ibaratkan dengan saat siswa mengajukan pertanyaan-pertanyaan  kepada guru mereka. Bisa saat pelajaran formal berlangsung atau saat di luar kelas. Siswa bisa mengutarakan semua permasalahan, bisa kita nikmati dengan melihat dan mendengarkan, beda dengan radio yang hanya bisa kita  dengarkan tidak bisa kita lihat.
Dalam hal ini kita ibaratkan dengan seorang guru seperti layaknya TV. Setiap hari siswa sekolah. Siswa akan memperoleh informasi dari seorang guru yang tentunya dapat siswa lihat dan dengarkan dengan jelas dan cermat. Melalui proses tersebut siswa akan memperoleh informasi dari buku atau dari pengalaman hidup guru tersebut.
Saat ini banyak layanan-layanan melalui via telepon celular atau HP yang ditayangkan  melalui iklan di TV kita bisa mengirim saran-saran kita kepada pihak penyiar TV yang bersangkutan.
 Guru merupakan profesi atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.
Tugas guru dalam bidang kemanusiaan disekolah dapat menjadi dirinya sendiri sebagai orang tua kedua. Ia harus menarik simpati sehingga ia dapat menjadi idola para siswa. Pelajaran apapun yang diberikan hendaknya dapat menjadi idola para siswa dalam belajar. Bila seorang guru dalam penampilan sudah tidak menarik, maka kegagalan pertama adalah ia tidak akan dapat menanamkan benih pembelajaran kepada para siswa.

Monday, July 23, 2012

GURU ITU KAYAK RADIO


KONTRIBUTOR:
ANNISATUL ISLAMIYAH - KLAS B.
Seandai nya fungsi guru di sama kan dengan fungsi elektronik , maka elektronik apa yang akan kamu pilih? Menurut pendapat saya elektronik yang sangant cocok fungsi nya disamakan guru yaitu radio. Karena radio itu merupakan barang sederhana  tetapi memiliki banyak fungsi yang sangat besar bagi pemilik nya. Ada beberapa fungsi radio bagi para pendengar  yaitu :
memberikan informasi tentang kejadian – kejadian yang ada di negara tercinta ini, dengan cara menyiarkan lewat radio beberapa berita terkini.
menghilangkan kejenuhan / hiburan dengan cara ada nya program music di beberapa jaringan sinyal radio. Pada jaman dahulu ada penyiaran wayang kulit lewat radio, selain itu ada juga komedi yang lewat radio. Karena pada jaman dahulu tidak ada hiburan selain radio. Meskipun hanya lewat suara saja itu suatu hal yang mewah pada jamn dahulu.
memberikan inspirasi, contoh nya : memory anak – anak sangat peka, awal nya mereka sering mendengarkan radio saat kecil akhir nya dengan inspirasi itu dia ingin menjadi seorang penyair radio yang handal seperti orang yuang di dengar  anak tersebut pada saat kecilnya.
Pada jaman penjajahan radio sangat berguna dang berfungsi besar untuk komunikasi saat Indonesia diserang penjajah. Lewat radio para pemuda menyuruh Bung Karno untuk segera memberi perintah agar segera membaca proklamasi agar segera menggegam kemerdekaan yang memang di perebutkan  dan diperjuangang kan pada waktu itu. Melalui radio juga masyarakat Indonesia mengetahui bahwa bangsa Indonesia sudah merdeka dan mendengarkan Bung Karno membaca teks proklamasi.
Radio adalah elektronik yang dapat dimiliki oleh semua golongan, dari golongan pejabat hingga tukang becak pun dapat memiliki radio. Para era nya radio merupakan barang mewah tetapi sekarang radio bukan barang yang mahal lagi, bahkan sekarang radio di singkirkan oleh alat – alat elektronik yang lebih cangih seperti tv, computer dll. Mungkin barang – barang canggih itu hanya dapat dimilii oleh orang – orang yang mempunyai perekonomian menengah keatas. Disini letak keistimewaan radio, dapat di miliki oleh setiap golongan menengah kebawah. Penjelasan tentang fungsi radio yang telah saya jabarkan diatas memiliki kesamaan fungsi dengan profesi guru. Ada beberapa fungsi guru yaitu :
memberikan informasi berupa ilmu pengetahuan yang dia ketahui kepada peserta didik tanpa berharap pamrih atau balas budi.
Dapat memberikan hiburan pada saat suasana kelas tidak mendukung dengan cara  merubah suasana kelas menjadi lebih kondusif tetapi tetap SERSAN “ Serius tapi Santai “ dengan di selangi bebeisampaikan oleh guru.rapa game yang bisa membuat peserta didik lebih semangat lagi menerima materi pembelajaran yang akan d
 Memberikan inspirasi kepada murid atau peserta didik yang telah beliau ajar dengan kesabaran, keuletan dan ketekunan untuk membuat murid itu mengerti apa yang disampaikan. Dengan begitu para murid tersebut akhir nya mempunyai ke inginan untuk menjadi seorang guru sehingga cita – cita yang akan dia raih berjalan dengan keingininan nya. Membagikan ilmu yang dia punya tanda peduli balasan budi begitu sifat mulia seorang guru.
Guru sudah ada sejak pada jaman penjajahan, sejak negara ini belum merdeka guru  sudah ada dan profesi guru yang sangat mulia ini pada jaman dulu begitu jarang dan melihat golongan perekonomian menengah ke atas itu pun guru dari pihak luar negeri. Pada jaman penjajahan dulu masyarakat Indonesia belajar menulis dengan sembunyi – sembunyi dan hanya anak bangsawan aja yang bangsawan aja yang bisa mendapat kan pendidikan karena pendidikan pada jaman dulu begitu mahal.
Guru suatu profesi mulia yang sangat membanggakan karena beliau membantu mencerdaskan bangsa ini tanpa pamrih. Mengajarkan ilmu yang beliau punya tanta mengenal status sosial. Guru mengajar tanpa mengenal golongan, maupun dari golongan keluarga yang tidak mampu pun guru tetap mengajar tentang iklas. Apa yang di lakukan guru menjadi inspirasi bagi para murid, maka tidak salah apabila guru di sebut “ pahlawan tanpa tanda jasa “