Google

Tuesday, August 14, 2012

ETHNIC RUNWAY = PEMBELAJARAN PAIKEM


“ETHNIC RUNAWAY” MERUPAKAN CONTOH MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENAGKAN (PAKEM)
            Banyak acara televisi yang menarik di tayangkan, tapi tidak semua di minati dan bertahan lama. Apalagi kalau ratingnya jelek, otomatis tayangan televisi itu langsung di sudahi. Selama ini kalau mau jujur televisi swasta di Indonesia yang menjadi favorit saya adalah Trans TV. Di Trans TV itu ada beberapa program acara yang mengulas budaya, adat istiadat, suku dan beragam kekayaan alam Indonesia. Yang di kemas dengan unik dan membuat kita terkagum-kagum dengan begitu banyaknya kenyataan yang bisa kita nikmati dari Indonesia. Tempat-tempat tersembunyi yang belum kita ketahui, tempat-tempat yang eksotis untuk kita kunjungi. Keindahan alam yang masih alami dan keramah tamahan masyarakat itu sendiri.
            Ethnic Runaway adalah sebuah program yang mengajak seorang artis bersama salah satu sahabat, keluarga atau orang terdekatnya untuk menetap di salah satu suku yang ada di Indonesia. Mereka belajar tentang adat istiadat, budaya maupun kebiasaan yang mereka tak pernah bayangkan sebelumnya dan acara ini menyuguhkan acara yang memberi pelajaran dan pengetahuan tentang adat, suku dan kebudayaan di Indonesia. Tapi yang menarik di sini adalah kita di ajak untuk menikmati kehidupan mereka secara nyata, merasakan sesungguhnya seperti apa kehidupan yang mereka jalani, yang diwakili oleh artis-artis itu, menjadi bagian dari suku yang di datangi itu.
            Jika diterapkan dalam dunia pendidikan menurut saya tayangan dalam acara ethnic runaway bisa dibuat untuk model pembelajaran PAKEM karena tayangan tersebut mengandung unsur aktif, kreatif, efektif dan menyenagkan. Jika saya menjadi guru saya ingin menerapkan model pembelajaran PAKEM saya ingin mengajak murid-murid saya untuk langsung mengetahui hal-hal yang mereka pelajari secara nyata dengan terjun langsung ke lingkungan supaya mereka mudah mengingat dan membuat suasana pembelajaran tidak membosankan dan menjadi menyenagkan.
            Buat para pembaca yang telah membaca tulisan saya, saya berpesan untuk
 “Bekerjalah untuk kepentingan duniamu seakan-akan engkau hidup selama-lamanya, dan bekerjalah untuk kepentingan akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok pagi”. J J J J
SEKILAS KONTRIBUTOR:
Hay kenalkan namaku Desy Tri Prapmitasari, biyasanya dipanggil Mita. Alamat rumahku di Ds. Melati Rt 15 Rw 04, Kec.Balongbendo, Kab. Sidoarjo. Tempat dan Tanggal Lahir ku di Sidoarjo, 04 Desember 1994. Aku sedang  menempuh kuliah di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan aku mengambil jurusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar). Hobiku suka menonton televisi khususnya menonton berita-berita dan acara-acara yang berhubungan langsung dengan alam. he.he.he. Perlu diketahui status saya masih belum menjadi istri orang alias single. J J J
Kata Mutiara buat yang membaca: “Keterbatasan bukanlah halangan untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan optimal”
            Pendapat tentang model pembelajaran, menurut saya terdapat beberapa model pembelajaran salah satunya adalah Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenagkan (PAKEM). Model pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan merupakan pembelajaran yang memungkinkan siswa melakukan kegiatan yang beragam untuk mengembangkan keterampilan, sikap, dan pemahaman dengan mengutamakan belajar sambil bekerja dan guru menggunakan berbagai sumber belajar dan alat bantu termasuk pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar agar pembelajaran lebih menarik, menyenagkan dan efektif.

No comments: