Google

Wednesday, August 1, 2012

GURU ADALAH BUNGA


Guru adalah seorang pendidik yang mempunyai tugas untuk mendidik. Guru mendidik dengan cara – cara tertentu. Seperti hal nya guru di samakan dengan cara menanam bunga.
Guru bagaikan cara menanam bunga pertama – tama mengenali tanaman bunga yang akan ditanam. Seperti itu juga guru, harus mengenali bagaimana karakteristik siswa yang akan di ajarnya. Agar guru tahu bagaimana bisa mengetahui karakteristik siswa guru harus bias mendekatkan diri kepada siswa agar bias mengerti karakteristik siswa yang akan di ajarnya. Jika guru tidak melakukan hal itu akan susah guru untuk mengenali siswa nya yang akan di ajarnya.
Setelah mengenali bagaimana tanaman yang akan ditanamnya seharusnya mencari tanah yang cocok untuk menanam  bunga yang akan ditanamnya. Seperti itu juga guru, harus bisa mengenali bagaimana kondisi dalam kelas yang akan di ajarnya agar ketika mengajar di kelas dalam kondisi yang menyenangkan. Sehingga guru bisa mngkondisikan kondisi ketika siswa merasa jenih. Untuk itu guru harus bisa benar – benar bisa mengenali bagaimana kondisi yang akan di ajarnya.
Setelah mencari tanah yang cocok untuk menanam bunga setelah itu mencari tempat yang bagus dan menarik. Seperti halnya dengan guru harus memilih sebuah metode pembelajaran agar lebih menarik minat belajar anak yang saat ini dimana minat anak untuk belajar menjadi malas. Dan disitu juga guru harus benar – benar befikir agar apa yang di ajarkan nya menjadi menarik perhatian siswa.
Setelah mencari tempat yang bagus dan menarik saatnya menyiram tanaman bunga itu agar tidak layu. Seperti halnya dengan guru agar siswa nya tidak merasa jenuh dalam proses pembelajaran guru tidak boleh tegang. Karena ketika guru tegang siswa akan merasa cepat jenuh. Oleh karena itu guru harus memberi selingan dalam proses pembelajaran itu dalam cara bercanda. Karena ketik guru tegang murid juga akan meras takut.
Setelah menyiram tanaman bunga itu agar tidak layu kita merwat tanaman itu dengan baik. Seperti halnya guru setelah mengetahui karakteristik siswa, mengenali kondisi kelas dan mencari metode yang tepat untuk pembelajaran. Kini saatnya guru untuk mulai mendidik siswa nya untuk menjadi seorang siswa yang diinginkannya.
Dalam memberikan materi pembelajaran guru seperti menyiram air pada bunga tidak boleh kelebihan ataupun kekurangan air. Menyiram harus dengan air yang secukupnya. Seperti itu lah jika guru kebanyakan membari materi kepada siswa maka siswa akan merasa jenuh, dan jika guru memberikan materi kurang pasti siswa akan tak mudah mengerti ketika memahami materi itu. Oleh karena itu, materi yang diberikaan oleh guru juga tidak boleh terlalu banyak dan kekurangan.
Dalam hal ini teknik untuk merawat tanaman bunga sangat diperlukan. Seperti halnya  guru harus lebih mengetahui teknik untuk mengahadapi siswa jika siswa itu mempunyai sifat yang aktif dan siswa yang pasif guru harus mempunyai teknik tertentu untuk menghadapi siswa yang seperti itu.
Dalam merawat tanaman bunga juga harus diberi pupuk agar hasilnya memuaskan. Sperti itu juga guru. Jika ingin mengahasilkan siswa yang berkualitas baik guru juga tak segan – segan member motivasi yang mendukung pendidikan siswa. Dan memberikan perluasan pengetahuan untuk siswanya agar mempunyai pengetahuan yang sangat luas.
Dengan begitu, cara untuk pembelajaran bisa dikaitkan dengan cara – cara yang ada disekitar kita. Seperti yang ada diatas disamakan dengan menanam bunga.

“BUNGA TERINDAH YANG PERNAH ADA ADALAH GURU”
KONTRIBUTOR :
Kunti  Dwi Arie Susanti
10 Januari 1993
Sedang berkuliah di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah

No comments: